Liburan Gratis Bareng Happy Holiday
buat kamu yang memenuhi kualifikasi dan bisa diajak seru-seruan, kita bakal provide LIBURAN SECARA CUMA-CUMA! jadi kamu bisa liburan kemanaa aja kamu mau, dan bareng siapa aja yang kamu pengen ajak!
sebagai gantinya, kita akan mendokumentasikan liburan kamu dan menayangkannya secara on air di program Happy Holiday
caranya :
1. kirim biodata lengkap kamu, dan nomor/email yang bisa kita hubungin ya (plus foto)
2. kirim biodata beserta karakter temen/saudara yang pengen kamu ajak liburan. karena kita juga mau tau mereka orangnya seperti apa(plus foto)
3. pilih lokasi liburan tujuan kamu, bikin itinerary (jadwal kegiatan) kamu mau ngapain aja di sana, mau kemana aja, mau ngeliat apa aja, dan mau liburan berapa lama.
4. ceritain secara singkat, tempat liburan yang paling menarik dan seru yang pernah kamu kunjungin. dan tolong lampirkan foto/video ya, biar kita bisa liat kalo kamu emang seru banget buat diajak liburan
5. last but not least, gak boleh malu sama kamera dan harus SERU!
tawaran ini berlaku untuk keluarga, atau group maksimal 4 orang, boleh pasangan, teman-teman atau saudara
kirim data yg diminta ke happyholidaytrans7@gmail.com
kalo memang itinerary dan aplikasi yang kamu kirim itu menarik, kita inform langsung secepatnya untuk meeting teknis dan rundown.
tunggu apalagi, GRAB YOUR FREE HOLIDAY NOW!!
add our facebook profile and group at : happy holiday trans7
follow our twitter account : @hapholtrans7Read More...
Arsip Blog
Sabtu, 30 Juli 2011
mau liburan gratis ? ? ? ikuti dan isi di data di bawah ini
my own article about Jakarta
Jakarta is a Capital city of Indonesia,hampir semua orang di dunia tahu bahwa Indonesia terkenal dengan sebutan “Kota Metropolitan”.apakah benar demikian?
Mungkin pada zaman 80-90an,akan tetapi menurut pandangan sekarang sebutan itu sudah tidak cocok!sebutan yg cocok adalah “the city of corruptor and polusi and traffic any way”
Coba saja kita lihat sejenak di bagian Jakarta mana kah yg tidak terkena macet?hingga kini di daerah manapun terjadi ke macetan!apa lagi di tengah ibu kota nya?tidak dapat di bayangkan lagi kemacetan nya semua kendaraan dari segala tempat di Jakarta menumpuk terutama pada saat berangkat dan pulang kantor!!ditambah lagi dengan adanya pemandangan yg kurang baik seperti anak2 kecil yg disuruh mengemis oleh orang tuanya,pengamen yg jika tidak dikasih uang akan membaretkan mobil,atau bahkan orang2 yg entah cacat sungguhan atau hanya rekayasa belaka ditambah dengan polusi yg sangat tinggi inilah kenyataan yg terjadi di sekitar kita,sungguh miris nasib Negara kita!tiap tahun selalu saja seperti ini,bahkan malah bertambah buruk!
Akan kah Indonesia dapat menjadi lebih baik dengan seperti ini??tentu tidak kan!siapa kah yg dapat merubah Indonesia menjadi lebih baik?saya rasa tidak akan ada yg bisa termasuk presiden mentri atau siapa pun!yg dapat merubah nya adalah jiwa masing2 penduduk Indonesia!setelah seluruh penduduk Indonesia sadar barulah presiden dan para mentri serta kabinet2 nya melakukan revisi ulang terhadap Negara ini!dan berlakukanlah seadil2nya tindak keras korupsi,kemiskinan dan juga kejahatan!polisi jangan hanya bekerja untuk formalitas belaka!rakyat Indonesia membutuhkan perlindungan bukan nya malah disuruh membayar ini itu!!masih adakah keadilan yg nyata di Indonesia tanpa iming2 uang???
Kita sudah merdeka dari jajahan orang asing tetapi mengapa sekarang kita dijajah kembali oleh orang sendiri??mulai dari korupsi lalu pemboman dimana2 tanpa pandang bulu dan waktu mereka meledakan semua tempat!!
Indonesia juga Negara yg penuh dengan bencana dan juga penanganan yg sangat lamban dari pihak2 yg terkait ataupun yg berkewajiban menangani nya!!contoh jika terjadi kebakaran seandai nya jalan lancar tidak macet,tidak banyak kendaraan umum yg ugal2an atau berhenti sembarangan,andai juga warga tertib,saya jamin pemadam akan cepat datang !
Dan jika kita semua dapat merubah semua secara perlahan2 maka Indonesia tidak akan kalah dari Negara lain bahkan Indonesia dapat menjadi yg tekuat di dunia!segala sesuatu masih dapat diubah karena tidak ada kata terlambat asalkan ada kemauan dan rasa optimis yg tinggi serta kerja sama yg baik antara rakyat dengan pemerintah.semua akan berjalan lancer tanpa ada masalah!
Stop lah para penenbang liar,karena seemakin banyak pohon ditebang maka semakin buruk pemanasan global yg terjadi dan rawat lah lingkungan kita masing2 dan juga taati dan patuhi semua peraturan yg diberlakukan di Negara ini!!! Dengan begitu Indonesia akan benar2 berjaya dan berdiri tegar !!!
Wajib belajar 9tahun merupakan salah satu program di pemerintah.tetapi apakah itu sudah berjalan dengan baik?menurut saya tidak.sekarang hampir semua sekolah dengan biaya mahal unttuk msuk belum perbulan atau biaya yg dikeluar kan selama masa belajar?apakah semua orang mampu untuk membayar nya??tentu tidak kan.mungkin hanya sebagian kecil saja yg mampu akan tetapi bagaimana dengan yg tidak mampu???apa ada yg memikirkan??
Sekarang sekolah swasta jauh lebih murah dari pada sekolah negeri,sedangkan dulu sekolah negeri jelas lebih murah dibanding swasta…gimana anak2 miskin ingin sekolah dan menjalankan wajib belajar 9tahun?kalau sekolah saja mahal belum harus beli buku dan seragam,walaupun ada orang dermawan yg menyumbangkan uang nya pasti belum tentu semua uang itu diserahkan kepada yg tidak mampu pasti berapa persen ada yg dikorupsi kan.masih adakah anggota pemerintah yg masih dapat berlaku jujur dan adil di Negara ini?Read More...
fotografi
Dalam kamus bahasa Indonesia pengertian fotografi adalah seni atau proses penghasilan gambar dan cahaya pada film. Pendek kata, penjabaran dari fotografi itu tak lain berarti “menulis atau melukis dengan cahaya”. Tentunya hal tersebut berasal dari arti kata fotografi itu sendiri yaitu berasal dari bahasa Yunani, photos (cahaya) dan graphos yang berarti tulisan.
Nah, melihat pengertian tersebut terlihat ada persamaan antara fotografi dan karya seni lukis atau menggambar. Yang jelas perbedaannya terletak pada media yang digunakannya.
Bila dalam seni lukis yang dipakai gambar dengan menggunakan media warna (cat), kuas dan kanvas. Sedangkan dalam fotografi menggunakan cahaya yang dihasilkan lewat kamera. Tanpa adanya cahaya yang masuk dan terekam di dalam kamera, sebuah karya seni fotografi tidak akan tercipta.
Selain itu, adanya film yang terletak di dalam kamera menjadi media penyimpan cahaya tersebut. Film yang berfungsi untuk merekam gambar tersebut terdiri dari sebuah lapisan tipis. Lapisan itu mengandung emulsi peka di atas dasar yang fleksibel dan transparan. Emulsi mengandung zat perak halida, yaitu suatu senyawa kimia yang peka cahaya yang menjadi gelap jika terekspos oleh cahaya. Ketika film secara selektif terkena cahaya yang cukup maka sebuah gambar tersembunyi akan terbentuk. Tentunya gambar tersebut akan terlihat jika film yang telah digulung ke dalam selongsongnya kemudian dicuci dengan proses khusus.
Aktivitas berkreasi dengan cahaya tersebut tentunya sangat berhubungan dengan pelakunya (subjek) dan objek yang akan direkam. Setiap pemotret mempunyai cara pandang yang berbeda tentang kondisi cuaca, pemandangan alam, tumbuhan, kehidupan hewan serta aktivitas manusia ketika melihatnya di balik lensa kamera. Cara memandang atau persepsi inilah yang kemudian direfleksikan lewat bidikan kamera. Hasilnya sebuah karya foto yang merupakan hasil ide atau konsep dari si pembuat foto.
Andreas Feininger (1955) pernah menyatakan bahwa “kamera hanyalah sebuah alat untuk menghasilkan “karya seni”. Nilai lebih dari karya seni itu dapat tergantung dari orang yang mengoperasikan kamera tersebut.
Tampaknya ungkapan Feininger ada benarnya. Bila kamera diumpamakan sebagai gitar, tentunya setiap orang bisa memetik dawai gitar tersebut. Tapi belum tentu mampu memainkan lagu yang indah dan enak didengar. Begitu halnya dengan kamera, setiap orang dapat saja menjeprat-jepret dengan kamera untuk menghasilkan sebuah objek foto. Tapi tidak semua orang yang mampu memotret itu menghasilkan karya imaji yang mengesankan. Sebuah foto yang sarat akan nilai di balik guratan warna dan komposisi gambarnya.
Bila sebuah karya foto adalah hasil kreativitas dari si pemotret, tentu saja ada respon dari orang yang memandangnya. Almarhum Kartono Ryadi, fotografer kawakan di negeri ini pernah berkomentar, bahwa foto yang bagus adalah foto yang mempunyai daya kejut dari yang lain. Pandangan tentang bagaimana nilai foto yang bagus itu juga dikemukakan oleh seorang fotografer professional, Ferry Ardianto.
Menurut dia foto yang bagus adalah foto yang informatif yang mencakup konteks, content , dan komposisi (tata letak dan pencahayaan). Maksud dia, konteks berarti ada hal yang ingin divisualkan dengan jelas, misalnya tentang pemandangan. Di sisi lain, istilah content maksudnya apa yang ingin ditampilkan untuk memenuhi konteks gambar tersebutRead More...
Sabtu, 23 Juli 2011
terima kasih ibu
Begitulah awal dari kisah yang kami tulis kali ini, ketika gendongan itu sudah berpindah ke tangannya dan ia membuka selimut yang membungkus wajah bayi lelaki mungil itu, Ibu itu menahan nafasnya.
Dokter yang menungguinya pun segera berbalik memandang ke arah luar jendela. Bayi itu dilahirkan tanpa kedua belah daun telinga..! Tersentak, dug!! Jantung Ibu berdegup keras, entah apa yang dirasakannya dan yang pasti anak lelaki mungil ini adalah rezeki yang dititikan oleh Tuhan.
Namun demikian waktu pun membuktikan, meski tanpa daun telinga, pendengaran bayi yang kini telah tumbuh menjadi seorang anak itu, tetap bekerja dengan sempurna. Hanya penampilannya saja yang memang nampak sedikit beda yang tidak tampak seperti teman sepermainannya.
Suatu hari anak lelaki itu berlarian pulang ke rumah dan segera membenamkan wajahnya di pelukan sang Ibu sambil menangis tanpa henti. Ibu itu sungguh bisa ikut merasakan bahwa hidup anak lelakinya pasti penuh dengan kekecewaan dan tragedi. Anak lelaki itu terisak-isak sambil berkata,
"Ibu... seorang anak laki-laki besar mengejekku. Katanya, aku ini makhluk aneh, masa' anak manusia ndak punya daun telinga..." Ibunya pun tak bisa berkata apa-apa lagi, hanya tetesan air mata dan belai lembut yang sanggup ia berikan.
Waktu terus berlalu dan tahun pun berganti. Anak lelaki itu sekarang sudah tumbuh dewasa. Meski tanpa daun telinga, ia cukup tampan di balik ketidak-sempurnaannya. Ia pun mulai disukai beberapa teman di sekolahnya. Ia juga berbakat di bidang musik dan menulis.
Ingin sekali ia menjadi ketua kelas, namun Ibunya selalu mengingatkan, "bukankah dengan menjadi ketua kelas itu nantinya kamu akan bergaul dengan lebih banyak lagi remaja-remaja yang lain? dan apakah kamu sudah siap dengan segala konsekwensinya, anakku?" jauh di lubuk hatinya, Ibu itu merasakan terenyuh yang amat sangat.
Suatu hari ayah anak lelaki itu bertemu dengan seorang dokter yang bisa mencangkokkan daun telinga untuknya.
"Saya yakin saya bisa memindahkan sepasang telinga untuknya. Tapi harus ada seseorang yang bersedia mendonorkan telinganya" kata dokter itu. Kemudian, kedua orang tua itu mulai mencari siapa yang mau mengorbankan telinga dan mendonorkannya pada anaknya.
Beberapa bulan sudah berlalu. dan tibalah kini saatnya mereka memanggil anak lelakinya, "Nak, seseorang yang tak ingin dikenal telah bersedia mendonorkan telinganya untukmu. Kami harus segera mengirimmu ke rumah sakit untuk dilakukan operasi. Namun, semua ini sangatlah rahasia" kata sang ayah.
Alhasil, operasi pun berjalan dengan sukses. Seorang lelaki baru pun telah lahir. Lelaki tampan dengan bakat musiknya yang hebat dan kepiawaiannya dalam menulis prosa, puisi dan sajaknya pun mampu merubah dirinya menjadi kejeniusan tersendiri. Ia pun menerima banyak sekali penghargaan. Beberapa waktu kemudian ia pun menikah dan bekerja sebagai seorang diplomat.
Ia menemui ayahnya, "Yah, aku harus tahu siapa yang telah bersedia mengorbankan ini semua padaku. Ia telah berbuat sesuatu yang besar namun aku sama sekali belum membalas kebaikannya."
Ayahnya menjawab, "Ayah yakin kamu takkan bisa membalas kebaikan hati orang yang telah memberikan telinga itu anakku." Setelah terdiam sesaat ayahnya melanjutkan, "Sesuai dengan perjanjian, belum saatnya bagimu untuk mengetahui semua rahasia ini."
Tahun berganti tahun. Kedua orangtua lelaki itu tetap menyimpan rahasianya rapat-rapat. Hingga suatu ketika, sebuah berita menyedihkan diterima oleh keluarga tersebut. di hari itu ayah dan anak lelaki itu harus menerima kenyataan, berdiri terpaku di depan jenazah ibunya.
Sang Ibu telah berpulang..!!
Dengan sangat perlahan, di sela-sela tetes air matanya, sang ayah membelai lembut rambut jenazah ibu yang terbujur kaku itu lalu berkata lirih pada anaknya, "Anakku, coba kamu sibakkan rambut Ibumu..."
Anak itupun menuruti apa kata Ayahnya, dengan tangan gemetar, ia menyibakkan rambut Ibunya sehingga tampaklah bahwa ternyata sang ibu tidak memiliki daun telinga lagi. Klak..! Bagai tercekat kerongkongan anak itu bahkan untuk sekedar menelan ludah saja, itu sangat sulit baginya.
"Bukankah ibumu pernah berkata bahwa ia senang sekali bisa memanjangkan rambutnya," bisik sang ayah. "dan tak seorang pun menyadari bahwa ia telah kehilangan sedikit kecantikannya bukan? Kecantikan yang sejati itu tidak terletak pada penampilan tubuh namun ada di dalam hatinya.
Harta karun yang hakiki itu tidak terletak pada apa yang bisa terlihat, namun pada apa yang tidak dapat dilihat. Cinta yang sejati tidak terletak pada 'apa yang telah dikerjakan dan diketahui', tapi pada 'apa yang telah dikerjakan namun tidak diketahui.'
Anak itu bergetar tak kuasa menahan air matanya yang deras mengalir, menangis tanpa henti sambil memeluk jasad Ibunya erat-erat, " TERIMA KASIH IBU" sungguh pengorbananmu adalah mukjizat Tuhan.
definisi dari anak gaul
2.klo emang dia eksis pasti dia lebih cool dan tidak terlalu menonjol
3.cenderung lebih santai n cool
4.gak pernah banyak gaya
5.casual
6.tidak pernah memamerkan klo dia gaul
7.( ini yg paling penting ) gak terlalu berlebihan !!!!( alay )